Search
Close this search box.

Siapa yang tak mengenal Didi Kempot? Seniman, penyanyi yang mampu menyatukan kalangan tua muda dengan lagu-lagunya yang legendaris? Dua bulan sebelum meninggal, Didi Kempot bersama KOMPAS TV menggelar konser amal untuk dukungan penanganan pandemic covid-19. Hasil dari Konser ini antara lain diberikan kepada Lembaga-lembaga atau forum yang terlibat dalam penanganan pandemic, antara lain JIC (Jaringan Lintas Iman melawan Covid-19). JIC adalah forum jaringan ormas berbasis agama di Indonesia yang diinisiasi oleh ICRP (Indonesia Conference on Religion and Peace) yang didirikan oleh para pemuka agama di Indonesia.

KOMPAS TV menyerahkan bantuan kepada JIC sejumlah 1,5 M untuk didistribusikan di kelompok masyarakat yang belum terjangkau oleh bantuan lain saat itu. Dalam hal ini DPP Wanita Katolik RI bekerja sama dengan DPD Jakarta dan DPD Bogor mendistribusikan sekitar 3000 paket sembako ke beberapa wilayah kerja DPD Jakarta, yaitu : Tambun, Muara Angke, Kampung Sawah, Pasar Kemis, Kabupaten dan Kota Bogor, Tambora, Tanah Abang.

Para penerima paket sembako keluarga-keluarga yang terdampak ekonominya seperti buruh, tukang ojeg, pedagang kaki lima dan pemulung. Mereka mayoritas muslim yang tinggal di wilayah kerja cabang dan dikelola oleh Pengurus Cabang setempat dengan standar kerja JIC.

Selain Wanita Katolik RI, Pemuka Katolik, Fatayat NU, Aisyiah, Matakin, Kelompok Wanita Hindu, dan lain-lain anggota JIC mendistribusikan paket sembako di wilayah masing-masing. Pembagian wilayah distribusi sudah diatur oleh Tim JC setelah memetakan situasi di lapangan dengan indikatir utama lemahnya akses masyarakat terhadap bantuan.  Program dikerjakan dalam waktu  6 minggu setelah dana di terima. Kerja keras tim di Posko-posko terutama para ibu-ibu pengurus WKRI di cabang sangat luar biasa. Karena selain harus mendistribusikan paket sembako juga wajib memastikan tanda tangan tanda terima, foto dan KTP penerima. Kerja lapangan sekaligus kerja administrasi dapat diselesaikan dalam waktu singkat dan cermat. Semakin membuktikan bahwa WKRI mampu kerja professional optimal tetap dengan semangat kasih.

PENULIS: LIEST PRANOWO | AKTIVIS GERAKAN PERLINDUNGAN ANAK

Sejak tahun 2002 mengabdikan diri bagi pemenuhan hak-hak anak melalui Pendidikan, pemberdayaan dan pengembangan masyarakat. Menguasai isu-isu anak, perempuan, kemiskinan dan perburuhan (terlebih buruh anak dan perempuan). Memiliki keahlian perencanaan program, monitoring dan evaluasi. : Pembicara di berbagai Seminar, lokakarya, webinar tentang perlindungan anak, peran masyarakat dan pemerintah serta dunia usaha dalam perlindungan anak. Sangat berminat dengan upaya-upaya membangun kesejahteraan keluarga dan masyarakat untuk kepentingan terbaik anak.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Jika membutuhkan konten ini, silahkan menghubungi info@dppwkri.org