WANITA KATOLIK REPUBLIK INDONESIA

DPD SULAWESI TENGGARA

Tim Penulis

Rita Pirade, Bertha Budi Setia, Lisbeth Tandumay,  Rosalina Kahija, Anita Theresia

 

SEJARAH

Berdirinya Wanita Katolik RI DPD Sulawesi Tenggara (Sultra) tidak lepas dari peran Wanita Katolik RI DPD Sulawesi Selatan. Tahun 1997 di Kendari terbentuk Cabang Kendari yang ada di Paroki Sodoha, dan  DPD Sulsel menetapkannya sebagai Sub DPD Sultra. Pembentukan WKRI Cabang Kendari  di pelopori oleh ibu-ibu tangguh yang merupakan umat Paroki Gereja St.Fransiskus Xaverius Sadohoa seperti Ibu Maria Rosalina Kasenda, Ibu Veronica J. Maniki, Ibu Fien Sanusi, Ibu Fransiska Waelan, Ibu Soenirman dan Ibu Yustina Bittikaka.

Dalam perjalanan perkembangan WKRI di Sultra terbentuk Cabang St.Yohanes Pembabtis  Raha, Cabang St. Paulus Baubau, Cabang Roh Kudus Unaaha, Cabang St. Clemens Kendari, di Kabupaten Kolaka terbentuk 3 yakni Cabang St.Maria Imaculatta Kolaka, Cabang St. Clemens dan Cabang St. Maria Kolaka.

Pada kurun waktu 2005 – 2009, Ketika kepengurusan Ibu Anastasia Eni Saani, dengan kebijakan 1 Kabupaten 1 Cabang, maka beberapa cabang dilebur menjadi 1. Hasil leburan pertama adalah Cabang St. Fransiskus Xaverius Sadohoa yang diketahui Ibu Yustina Bittikaka. Mengikuti kebijakan kewilayahan Keuskupan Agung Ujung Pandang, nama DPD juga diubah menjadi DPD SULSERA – yakni propinsi Sulawesi Selatan dan propinsi Sulawesi Tenggara.

Namun karena keterbatasan jangkauan wilayah yang jauh antara Sulawesi Tenggara dan Kota Madya Ujung Pandang, maka pada tanggal 17 Agustus 1996 diadakan rapat pengurus  DPD SULSELRA dengan Cabang Cabang di Sultra serta restu Bapak Uskup KAUP.

Pada tanggal 13 April 1997 dibentuklah Presidium Sub DPD Sultra, dengan susunan pengurus sebagai berikut: Ketua Presidium: Ny. Anastasia Eny Saani, Presidium I:  Ny. Gertrudis Lago, Presidium II:  Ny. Dina Bartho Rande.

Penasehat Rohani DPD Sultra yang pertama adalah RD. Albert Maria Rua sampai tahun 2019,  kemudian digantikan oleh RD. Tarsisius Yanri dari  tahun 2019 – sekarang.

Masa Bakti 1999 – 2004

Masa ini merupakan kepengurusan saat masih sebagai Sub DPD Sultra dengan 5 Cabang yaitu

  1. Cabang St.Fransiskus Xaverius Sadohoa (3 Ranting: Yohanes Pembaptis, Tri Rukun, Anduonuhu)
  2. Cabang Roh Kudus Unaaha (3 Ranting: Stefanus, Fransiskus, Kristoforus).
  3. Cabang St. Clemens Pomalaa berjumlah 76 orang,
  4. Cabang St. Maria Imaculatta Dawi-Dawi mempunyai anggota sebanyak 85 orang.
  5. Cabang St. Clemens Mandonga (9 ranting: Loyola, Fransiskus, Lusia, Theresia, Paulus, Maria, Petrus, Clemens, Ranomeeto.

Pada tanggal 9 Mei 2003 yaitu mengadakan ceramah lintas kesehatan tentang Kanker Leher Rahim oleh Dr. Dorce. Selain itu juga mengadakan Penyuluhan Kesehatan tentang Psikotropika oleh Ibu Dra. Fransisca Tendean Waelan.

Masa Bakti Tahun 2004 – 2009

Dalam Konferda I ini terpilih Ny. Anastasia Eni Saani sebagai Ketua Presidium, Ny.Yustina Bittikaka sebagai Anggota Presidium I tanpa ada Anggota Pres II.

Dalam periode ini ada perkembangan 3 cabang baru, yakni Cabang Hati Kudus Kolaka, Cabang St. Yohanes Pemandi Raha dan  Cabang St.Paulus BauBau.

Diperiode ini juga banyak mengikuti kegiatan yang diadakan oleh BKOW di antaranya turut berpartisipasi dalam rangka Hari Kartini pada tanggal 21 April 2007 dan  pada tanggal 11 September 2007 juga mengikuti sosialisasi korban tindak kekerasan dan pekerja migran yang diadakan oleh Dinas Sosial Prov. Sultra.

Masa Bakti Tahun 2009 – 2014

Dalam Konferda ke II terpilih: Ketua Presidium: Ibu Bertha Budhi Setia, Anggota Presidium I: Ibu Yasinta Luther, Anggota Presidium  II: Ibu Patricia Wiwiek.

Selama kepengurusan ini DPD Sultra aktif dalam berbagai kegiatan baik internal Katolik khususnya dengan Ormas Katolik (Pemuda Katolik dan PMKRI ) serta ormas lainnya utamanya dalam kegiatan Sosial dan Literasi digital dalam menangkal dan memerangi Hoax

Masa Bakti 2014 – 2019

Dalam Konferda ke III terpilih: Ketua Presidium: Ibu Bertha Budhi Setia, Anggota Presidium I: Ibu Marsya Sumule, dan Anggota Presidium II: Ibu Yasinta Luther.

Pada Peringatan Hari Ibu ke 87 Prov. Sultra, 22 Desember 2015, WKRI DPD Sultra dipercaya menyanyikan lagu Mars dan Hymne Hari Ibu.

Pada tanggal 17 Agustus 2017 ikut serta memeriahkan HUT  RI ke 72 dengan mengikuti Gerak Jalan Santai.

Pada tanggal 21 September 2017 bekerja sama dengan KIK dan Paroki St. Clemens Mandonga mengadakan Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian kanker Serviks dan kanker Payudara.

Pada tanggal 09 November 2019 Ormas Katolik ( WKRI DPD, Pemuda Katolik, PMKRI) bekerja sama dengan seksi Kerawam Depas St. Fransiskus Xaverius Sodohoa, mengadakan Bakti Sosial dengan pembersihan lokasi Pantai Teluk Kendari, dengan mengangkat sampah sampah plastik yang banyak tertimbun di tepi pantai.

Pada tanggal 19 Juni 2019, WKRI DPD Sultra berbela rasa bersama korban banjir di Kab. Konawe, dengan menyalurkan bantuan berupa sembako dan peralatan tidur.

Pada tanggal 3 April 2019 WKRI DPD Sultra mengadakan Dialog Publik tentang Perempuan dalam Isu SARA, menjelang Pemilu Serentak 2019.

Ikut berpartisipasi di bulan Ramadhan  dengan membagikan takjil untuk  yang beragama muslim dalam menjalankan Ibadah Puasa.

Selain itu juga ada beberapa kegiatan intern yang merupakan program kerja tiap bulan yaitu Posyandu Lansia berupa pemeriksaan kesehatan, senam terapi, senam lansia dan senam jantung sehat

Masa Bakti 2019 – 2024

Dalam Konferda ke- IV yang dilaksanakan pada tanggal 28-29 September 2019 telah terpilih Ketua Presidium: Ibu Rita Piradea, Anggota Presidium I: Ibu Oktafiana, Anggota Presidium II: Ibu Lisbeth Tandumay

Sejak Pelantikan Kepengurusan WKRI DPD Sultra Periode 2019 -2024 secara terus menerus kepengurusan bekerjasama dengan seluruh WKRI cabang se-Sultra dalam mengaplikasikan semua program sesuai yang telah programkan pada Rakorda dari masing-masing bidang.

Dalam Penggulangan Pandemi Covid 19 WKRI DPD Sultra tetap berperan aktif dalam kegiatan kemasyarakat utamanya bantuan APD dan Vitamin serta penyuluhan bersinergis dengan OPD dan ormas Perempuan se-Sulawesi Tenggara.

Demikian sekilas sejarah dan Perjalanan Wanita Katolik RI diSulawesi Tenggara sejak tahun 1997 sampai sekarang tahun 2022 semoga program-program yang telah direncakan dapat terlaksana dengan baik.